Diduga 'Ngerit' 1 Unit Mobil Bakar SPBU

adithan
Diduga 'Ngerit' 1 Unit Mobil Bakar SPBU
Terjadi Kebakaran hebat yang menghabiskan 1 unit mobil berjenis Kijang, dengan 2 korban mengalami luka bakar serius di SPBU Jl. Ahmad Yani Dalam, Jalan Baru Kota Pangkalpinang. Selasa (07/08/2018).
Foto : Bang Kini
Foto : Bang Kini
Doc
Doc

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Terjadi Kebakaran hebat yang menghabiskan 1 unit mobil berjenis Kijang, dengan 2 korban mengalami luka bakar serius di SPBU Jl. Ahmad Yani Dalam, Jalan Baru Kota Pangkalpinang. Selasa (07/08/2018).

Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana mengatakan setelah mendapatkan informasi langsung mengerahkan petugas piket dan Sabhara untuk menuju lokasi, terutama untuk membuka jalan kepada petugas pemadam kebakaran.

" Untuk korban diketahui 2 orang dan 1 dari anggota pemadam kebakaran, terkait penyebab masih kita lakukan penyelidikan, dan diketahui mobil tersebut berisi beberapa derijen bahan bakar, yang belum diketahui jenisnya dan untuk apa bahan bakar tersebut," ungkapnya.

Lanjut, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kebakaran Kota Pangkalpinang, mengatakan setelah mendapatkan informasi langsung mengerahkan petugas pemadam kebakaran, guna cepat memadamkan api kebakaran tersebut, " Karena lokasinya ini SPBU, dan banyak jenis bahan bakar. Apalagi bentuknya cair, jadi harus segera cepat dipadamkan," ungkapnya.

" Kita lihat bersama di SPBU banyak sifat nya cairan ada pertalite, bensin dan lainnya sehingga sulit untuk kita kendalikan," tambahnya.

Lanjutnya, sudah mencoba segala cara dan kerahkan pasukan beberapa armada untuk memadamkan api, seperti 3 unit mobil pemadam kebakaran di Pangkalpinang, dari Polda, Timah dan bahkan alat pemadam ringan dan berat yang isinya seperti foam busa itu guna proses pendinginan.

" Dengan segala cara bahkan menggunakan pasir sebagai alat pemadam kebakaran tradisional, akhirnya kurang lebih 1,5 jam kita baru bisa memadamkan api," jelasnya.

Terkait Korban jiwa, Dirinya mengatakan pasukan Damkar juga terkena dampak cipratan api tersebut dan sekarang dirawat di RSBT.

" Sedangkan untuk pemilik kendaraan sudah di lakukan evakuasi di RSBT agar bisa ditindaklanjuti pihak RS. Kemudian terkait dari pemeriksaan pihak kepolisian kerugian belum bisa di tafsirkan, tapi melihat kondisinya, lumayan besar," tutupnya.



adithan
Whats-App-Image-2020-11-13-at-16-36-41
Komisi Rp 1000 Jual Tanah Untuk Camat Simpangkatis 'Itu Fitnah'
Berita Bangka

Komisi Rp 1000 Jual Tanah Untuk Camat Simpangkatis 'Itu Fitnah'

BANGKA TERKINI - BANGKA TENGAH --- Pemberian komisi penjualan,

Erzaldi Ingin Terapkan E- Koperasi Bagi ASN, Ini Keunggulan E-Koperasi
Berita Bangka

Erzaldi Ingin Terapkan E- Koperasi Bagi ASN, Ini Keunggulan E-Koperasi

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Ingin terapkan aplikasi E-Koperasi,

Hadir Pelantikan Pengurus ICSB Babel, Ini Pesan Menteri Koperasi dan UKM RI
Berita Bangka

Hadir Pelantikan Pengurus ICSB Babel, Ini Pesan Menteri Koperasi dan UKM RI

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Ketua pusat International Council for Small,

Giat Jum'at Bersih, Camat Taman Sari Temukan Kabel Berkeliaran di Gorong-Gorong
Berita Bangka

Giat Jum'at Bersih, Camat Taman Sari Temukan Kabel Berkeliaran di Gorong-Gorong

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Giat Jum'at Bersih, Kecamatan Taman,

Molen - Sopian, Tidak Kenal Kata Gusur Menggusur
Pangkalpinang

Molen - Sopian, Tidak Kenal Kata Gusur Menggusur

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang --- Beragam keluhan mulai dari sarana pra sarana, akses,

Hari Ini, Sebanyak 11 Pasien Positif Covid 19 di Pangkalpinang Sembuh
Berita Bangka

Hari Ini, Sebanyak 11 Pasien Positif Covid 19 di Pangkalpinang Sembuh

BANGKA TERKINI - PANGKALPINANG --- Wakil Ketua Gugus Tugas,

Kini kamu bisa menghapus pesan WhatsApp yang dikirim satu jam sebelumnya
Tekno

Kini kamu bisa menghapus pesan WhatsApp yang dikirim satu jam sebelumnya

Bangkaterkini.com — Pada Oktober 2017 lalu, WhatsApp sempat memperkenalkan fitur,