Terkait Adanya Aktifitas Pertambangan Ilegal di Hutan Lindung Lubuk Besar, Didit 'Hutan Lindung Tidak Boleh Terjamah'

adithan
Terkait Adanya Aktifitas Pertambangan Ilegal di Hutan Lindung Lubuk Besar, Didit 'Hutan Lindung Tidak Boleh Terjamah'
sejumlah masyarakat Desa Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah mengadu ke DPRD Babel, serta diterima langsung oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya di Ruang kerjanya, Senin (08/04/2019).

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Terkait penolakan pertambangan di kawasan Kuruk yang juga merupakan wilayah Hutan Lindung, sejumlah masyarakat Desa Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah mengadu ke DPRD Babel, serta diterima langsung oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya di Ruang kerjanya, Senin (08/04/2019).

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengatakan, dirinya segera merespon keluhan masyarakat dengan langsung berkoordinasi dengan Kapolda Babel, Hasilnya saat pertemuan berlangsung, Tim dari Polda Babel sudah di lokasi untuk merazia pertambangan tersebut. "Saya tegaskan wilayah hutan lindung tidak boleh ditambang. Saya juga menyesalkan ada unsur beking-membeking di aktivitas tambang ilegal tersebut," ungkapnya.

" Kita harap ini segera ditindaklanjuti, jika wilayah hutan lindung tidak boleh terjamah," harapnya.

Selain itu, Didit juga berpesan kepada masyarakat Lubuk Besar agar dapat tenang dan jangan terpancing emosi dalam menyikapi masalah ini.

" Jangan emosi, tidak usah ribut-ribut, percuma, kalah jadi abu menang jadi arang, kita akan cari solusinya. Lakukan secara persuasif, kita percaya hukum merupakan panglima tertinggi di negeri ini. Jika masih membandel kita minta ini ditindak tegas," pungkasnya.

"Jangan sampai pemerintah sudah membangun infrastruktur tetapi rusak karena banjir yang disebabkan aktivitas pertambangan di hutan lindung," tambahnya.

Sementara itu, Tokoh masyarakat Lubuk Besar, Amzar mengatakan seluruh masyarakat Lubuk Besar bersepakat untuk membersihkan kawasan Kuruk dari segala aktivitas pertambangan.

" Kita sudah musyawarah dengan warga, disepakati tidak ada aktivitas tambang di kawasan Kuruk dan kepada pemilik tambang untuk segera mengangkat semua peralatan tambang di kawasan Kuruk," tegasnya.

Lebih lanjut, perwakilan masyarakat Lubuk Besar, Daniel menjelaskan alasan mengadu kepada DPRD Provinsi karena merasa pesimis dengan Pemerintah dan DPRD Kabupaten Bangka Tengah dalam menyikapi masalah ini. " Kami merasa DPRD Provinsi yang masih netral sehingga memberikan win-win solution kepada kami," ucapnya.

" Kita tidak melarang adanya pertambangan, tapi apabila di kawasan Hutan Lindung semestinya Pemerintah Kabupaten setempat harus tegas, demi masa depan anak cucu kita," tutupnya. 

adithan
Razer merilis casing GPU Yang dibanderol SehargaSekitar Rp4,2 Juta
Tekno

Razer merilis casing GPU Yang dibanderol SehargaSekitar Rp4,2 Juta

Bangka Terkini, Razer kembali merilis casing GPU eksternal (eGPU) yang dapat mengubah,

Sukseskan Pemilu 2019, Bawaslu Pangkalpinang Gelar Sosialisasi Netralitas ASN
Berita Bangka

Sukseskan Pemilu 2019, Bawaslu Pangkalpinang Gelar Sosialisasi Netralitas ASN

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pangkalpinang,,

Anggota Korem 045/Gaya Ditemukan Tewas Berlumuran Darah
Bangka Tengah

Anggota Korem 045/Gaya Ditemukan Tewas Berlumuran Darah

Bangkaterkini.com, Pangkalan Baru --- Telah terjadi penusukan yang mengakibatkan seorang anggota,

DPRD Akan Menindak Lanjuti Keluhan Para Pedagang dan Juru Parkir Di Pasar Pagi
Pangkalpinang

DPRD Akan Menindak Lanjuti Keluhan Para Pedagang dan Juru Parkir Di Pasar Pagi

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang - DPRD akan menindak lanjuti keluhan para pedagang,

Danial-Fadilah Beberkan Program Pelayanan Publik Andalan Mereka
Bangka

Danial-Fadilah Beberkan Program Pelayanan Publik Andalan Mereka

Bangkaterkini.com, Riau Silip --- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten,

126.949 pemilih, DPT Pada Pilwako Pangkalpinang 2018
Pangkalpinang

126.949 pemilih, DPT Pada Pilwako Pangkalpinang 2018

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang --- Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Pangkalpinang dalam pemilihan,

Melihat Museum Gerhana Matahari Bangka Selatan
Bangka Selatan

Melihat Museum Gerhana Matahari Bangka Selatan

Gerhana Matahari Total mungkin bisa terjadi dalam rentang 18 bulan,