https://i.ibb.co/HYYcnhk/Whats-App-Image-2020-05-14-at-9-22-21-PM.jpg

Ibrahim : Ketergantungan Masyarakat Terhadap Timah Tak Bisa Dipungkiri

adithan
Ibrahim : Ketergantungan Masyarakat Terhadap Timah Tak Bisa Dipungkiri
Dr. Ibrahim MSi, Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB)

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Diakui Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Dr. Ibrahim, MSi terkhusus masyarakat Bangka Belitung (Babel) memang masih ketergantungan dengan hasil timah.

" Itu semua tak bisa kita pungkiri, pasalnya ketika sektor pertimahan ini surut, akan membuat pertumbuhan ekonomi pun melemah," ungkapnya kepada awak media, Rabu (13/05/2020).

" Kita tidak bisa mengelakkan fakta itu, bahwa kondisi ketergantungan Babel terhadap timah memang sangat tinggi dan itu sejak berabad-abad lalu. Ini disadari secara faktual di lapangan secara historis dan ekonomisnya. Jadi ketergantungan finasial masyarakat berasal dari timah itu tidak bisa dihindari," tegasnya.

Terkait dengan kondisi ini, Ibrahim juga mengakui bersama tim akademisi sudah melakukan riset perihal ketergantungan masyarakat Babel terhadap timah. "Ketergantungan ini sudah berjalan sedemikian rupa. Kalau kita tanyakan ke para penjual di pasar, 80 persen responder menyatakan bahwa naik turunnya harga timah sangat mempengaruhi harga dan kemampuan beli masyarakat," terangnya.

Bahkan dijelaskan Ibrahim, ketergantungan terhadap timah ini sulit dilepas sejak tahun 1998 silam ketika timah inkonvensional dibuka, yang terus mengalami peningkatan. " Data BPS menunjukan bahwa angka ketergantungan terhadap penambangan itu, menyentuh di angka nomor dua disamping perkebunan dan pertanian. Dengan kondisi seperti ini, sudah sangat jelas bahwa ketergantungan terhadap timah itu sangat tinggi," ujarnya.

Kendati demikian, menurut dia, usaha pemerintah untuk keluar dari ketergantungan terhadap timah ini juga sudah dilakukan secara optimal, namun hal itu tidak bisa diterapkan secara instant. Sebab mengubah kultur masyarakat itu butuh proses yang panjang. Belum lagi perdebatannya.

" Komitmen pemerintah untuk masuk ke dalam konteks yang kita sebut perlahan-lahan meninggalkan penambangan itu sudah dilakukan. Tetapi ini tidak serta merta dilakukan seperti memotong mata rantai begitu saja. Ada proses transisi yang harus kita pahami secara arif," tukasnya.

Pihaknya pun mendorong agar proses transisi ini dapat dipahami secara arif dan bijaksana, kemudian mengekstraksinya untuk kepentingan masyarakat dan menjaga kestabilan ekonomi. Bukan hanya sekedar bagaimana menolak industri timah dan menerima hal yang baru.

" Saya kira persoalan ini yang harus dibaca, butuh kebijaksaan dan kearifan kita bersama, dimana kita telah mengambil suatu pilihan yang dilengkapi dengan resiko-resiko yang akan muncul. Namun perlahan pemerintah harus menyiapkan sektor ekonomi alternatif yang lain, dengan kata lain pemerintah harus turun ke bawah," pungkasnya. (Red*) 

adithan
Hut Demokrat ke 17, AHY Terbang ke Babel
Berita Bangka

Hut Demokrat ke 17, AHY Terbang ke Babel

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai,

Full Time 2-3, Liga 3 2018 Persipas Pangkalpinang vs PS.Basel
Berita Bangka

Full Time 2-3, Liga 3 2018 Persipas Pangkalpinang vs PS.Basel

Bangka Terkini, Sungailiat --- Pertandingan Liga 3 2018, antara,

Diskusi Rencana Bangun Jembatan Sumsel-Babel. 'STOP Kerja Main-Main'
Berita Bangka

Diskusi Rencana Bangun Jembatan Sumsel-Babel. 'STOP Kerja Main-Main'

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Menyikapi polemik pro dan kontra,

'WCD PGK 2019', Puluhan Komunitas Bersih - Bersih Sampah di 12 Titik
Pangkalpinang

'WCD PGK 2019', Puluhan Komunitas Bersih - Bersih Sampah di 12 Titik

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Dalam,

Danrem 045/Gaya Hadiri Rapat Terbatas Forkopimda Babel Terkait Covid 19
Berita Bangka

Danrem 045/Gaya Hadiri Rapat Terbatas Forkopimda Babel Terkait Covid 19

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Pamgkalpinang --- Komandan,

BPBD Babel Gelar Kajian Daerah Rawan di 7 Kabupaten/Kota
Pangkalpinang

BPBD Babel Gelar Kajian Daerah Rawan di 7 Kabupaten/Kota

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),

Mikron : Penanggulangan Bencana Tidak Lagi Fokus Penanganan Darurat Saja
Berita Bangka

Mikron : Penanggulangan Bencana Tidak Lagi Fokus Penanganan Darurat Saja

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Terkait,

BPJS dan Pemkot Pangkalpinang, Berikan 500 Kartu Jaminan Untuk PKH
Pangkalpinang

BPJS dan Pemkot Pangkalpinang, Berikan 500 Kartu Jaminan Untuk PKH

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Pemkot Pangkalpinang,

Nature