Sebar Berita Hoax PDIP Larang Azan, Abdul Kholil Akhirnya Minta Maaf

adithan
Sebar Berita Hoax PDIP Larang Azan, Abdul Kholil Akhirnya Minta Maaf
Penyebar Berita Hoax PDIP Larang Azan, Abdul Kholil saat meminta maaf dengan Politisi PDIP yakni Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Penyebar pemberitaan hoax terkait Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang melarang adzan, Abdul Kholil warga Puding Besar Kabupaten Bangka Induk meminta maaf langsung kepada Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya.

Saat bertemu langsung dengan Politisi dari PDIP tersebut di Kantor DPRD Babel, Abdul Kholil mengaku bahwa dirinya sangat menyesal telah menyebarkan pemberitaan hoaks terkait PDIP yang melarang adzan.

" Atas nama pribadi saya mohon maaf dan menyesal kepada PDI Perjuangan karena telah menyebarkan postingan hoax di akun Sosial Media (Facebook) saya, sehingga merugikan PDI Perjuangan," ungkapnya.

Diakui nya juga tidak ada motif benci terhadap PDIP atau anggota PDIP, karena baginya hanya iseng menyebarkan postingan yang ternyata hoax itu, tanpa mengecek kembali apakah benar postingan tersebut.

" Saya tidak tahu dampaknya bisa merugikan banyak orang khususnya PDIP. Sekali lagi saya minta maaf kepada seluruh pengurus PDI Perjuangan atas berita hoax yang saya sebarkan ini. Dan ini menjadi pelajaran bagi saya untuk kedepan berhati-hati lagi dalam menggunakan medsos," sesalnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya sangat menyayangkan postingan yang disebarkan oleh Abdul Kholil ini karena ini sangat merugikan PDI Perjuangan.

Menurut Politisi dari PDIP tersebut, dengan tersebarnya pemberitaan hoaks ini tidak hanya merugikan PDI Perjuangan saja, namun masyarakat juga. Karena baginya PDI perjuangan selama ini milik masyarakat.

" Kami (PDIP_red) sudah memaafkannya, walaupun intinya kami dizhalimi, sebagai sesama manusia, sebagai sesama umat Islam. Mudah-mudahan ini merupakan jembatan silaturahmi bagi kami, Mudah-mudahan ini ada hikmah dan hidayah Nya Insyaallah," harap Didit.

Lebih lanjut, Dirinya juga mengatakan hingga saat ini sudah ada 12 orang yang dilaporkan PDI Perjuangan karena menyebarkan pemberitaan hoaks. Dari 12 orang yang dilaporkan, tujuh orang laporannya dicabut karena sudah menyampaikan permohonan maaf.

" Sampai saat ini ada 12 orang yang kita laporkan. Tujuh diantaranya kita terima permohonan maafnya dan lima lainnya tetap kita proses," tutupnya. 


adithan
Cari Aqiqah Di Bangka dan Sekitarnya
Berita Bangka

Cari Aqiqah Di Bangka dan Sekitarnya

Bangka Terkini -- Bila anda sedang mencari informasi aqiqah di,

Dovizioso Perpanjang Kontrak Ducati Hingga 2020
Olah Raga

Dovizioso Perpanjang Kontrak Ducati Hingga 2020

Bangkaterkini.com --- Pembalap Andrea Dovizioso akhirnya memperpanjang,

BPBD Babel Terus Bekali Relawan Penanggulangan Bencana
Berita Bangka

BPBD Babel Terus Bekali Relawan Penanggulangan Bencana

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),

DPRD Gelar Paripurna Istimewa I, Dalam Rangka Peringati Hari Jadi Kota Pangkalpinang
Berita Bangka

DPRD Gelar Paripurna Istimewa I, Dalam Rangka Peringati Hari Jadi Kota Pangkalpinang

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),

KKN UBB Desa Baru, Gelar Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja
Belitung Timur

KKN UBB Desa Baru, Gelar Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja

Bangka Terkini, Manggar --- Kelompok Mahasiswa KKN Tematik Universitas,

Sistem Pelayanan Sosial Satu Pintu Bagi Masyarakat Yang Tidak Mampu
Pangkalpinang

Sistem Pelayanan Sosial Satu Pintu Bagi Masyarakat Yang Tidak Mampu

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang - Dalam waktu dekat akan segera direalisasikan Sistem,

Kedai Kopi & Bubur Shanghai Tempat Makan Rekomen di Pangkalpinang
Pangkalpinang

Kedai Kopi & Bubur Shanghai Tempat Makan Rekomen di Pangkalpinang

BangkaTerkini.Com - Keaneka ragaman kuliner yang ada di Pangkalpinang menjadi,

Kabid Perdagangan Pangkalpinang Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Bahan Pokok
Pangkalpinang

Kabid Perdagangan Pangkalpinang Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Bahan Pokok

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang --- Sejak memasuki bulan Ramadhan, Sejumlah harga kebutuhan,