Merasa Masih Ada Jarak Dengan Insan Pers, Ombudsman Gelar Media Gathering

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Guna meningkatkan pelayanan publik yang maksimal, Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Bangka Belitung (Babel), menggelar media gathering bersama para awak media, di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Babel, Kamis (06/12/2018).
Plt Kepala Ombudsman RI Perwakilan Babel, Prana menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan kinerja ombudsman khususnya di Babel, Serta silaturahmi dan mendengar saran dari para awak media, agar tercipta nya pelayanan publik yang maksimal di Bangka Belitung.
" Karena kami merasa masih ada jarak antara Ombudsman Babel dengan media, maka melalui kegiatan ini, kami membuka diri ingin meningkatkan sinergisitas dengan media, Karena peran media lebih cepat tersampaikan ke masyarakat," ungkapnya.
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf dengan segala keterbatasan, karena tidak bisa mengundang semua media yang ada di Bangka Belitung untuk hadir di kegiatan ini," Tapi kami berharap semua media bisa bersinergi untuk mengawasi jalannya pelayanan publik, agar pelayanan publik di Babel lebih baik lagi," pungkasnya.
Diakuinya, Selama 5 tahun Ombudsman hadir, tapi merasa masih banyak kekurangan dalam menciptakan pelayanan publik yang maksimal, pasalnya itu dikarenakan keterbatasan jumlah tim yakni hanya 8 orang, " Bahkan ada daerah di Babel yang belum di sentuh sama sekali oleh Ombudsman, sekali lagi itu semua karena keterbatasan dari jumlah kita di Ombudsman yang mana harus mengawasi semua wilayah di Babel," terangnya.
Lanjutnya, permasalahan yang kerap terjadi, yakni terkait pengurusan surat keterangan tanah (SKT), pasalnya untuk tarif masih beragam, " Ini nanti akan kita upayakan dengan menciptakan harga standardnya," jelasnya.
Tidak hanya dalam meningkatkan pelayanan publik yang maksimal, pihaknya juga mengalami tantangan dalam pengelolaan pengaduan. Pasalnya banyak masyarakat yang enggan, tidak berani, hingga tidak tahu harus melaporkan atau membuat pengaduan saat melihat pelayanan publik yang kurang baik.
" Disinilah kita butuh peran masyarakat pada umumnya, dan para awak media khususnya, agar bisa membantu menjadi pengawas pelayanan publik di Bangka Belitung," ujarnya.
" Jangan sampai ngurus KTP aja ribet, apalagi ngurus perihal lain. Semoga kedepannya pelayanan publik di Babel lebih maksimal lagi, lebih cepat, efektif, dan efisien," harapnya.