https://i.ibb.co/HYYcnhk/Whats-App-Image-2020-05-14-at-9-22-21-PM.jpg

Hari Lingkungan Hidup, Sungai Upang Ditanam Puluhan Tanaman Anggrek

adithan
Hari Lingkungan Hidup, Sungai Upang Ditanam Puluhan Tanaman Anggrek
Doc

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Kabupaten Bangka --- Yayasan peduli lingkungan Bangka Flora Society (BFS), melakukan aksi penanaman puluhan tanaman anggrek dan ratusan pohon di tepian Sungai Upang Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Sabtu (11/01/2020).

Diketahui aksi tersebut dalam rangka Peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Dunia dan Hari Lingkungan Hidup Indonesia yang diperingati pada tanggal 10 Januari 2020. Dengan melibatkan para anggota BFS, sahabat alam sungai upang, siswa pramuka saka kalpataru, masyarakat dan para pengunjung.

Ketua BFS, Dian Rossana Anggraini mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengajarkan kepada seluruh siswa dan mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan serta menjaga ekosistem, khususnya di tepian Sungai Upang. " Kita juga memilih kayu perupuk dan jambu ubak karena memiliki karakteristik yang cocok untuk ditanam di tepian Sungai Upang ini," ungkap Dian.

" Terkait dengan penanaman tanaman anggrek, untuk melakukan konservasi bagi tanaman anggrek Bangka Belitung di Pulau Anggrek yang di namakan 'Pulau Anggrek Elsye Lestari', dimana untuk menjangkaunya kita harus menggunakan perahu," jelas Wanita yang juga peraih penghargaan kalpataru tersebut.

Penanaman yang dilakukan sebanyak 78 batang anggrek dari enam spesies berbeda. Diantaranya ada tanaman anggrek yang saat ini sudah mulai langka dan sulit untuk ditemui, anggrek tersebut yaitu Anggrek Bulan. Selain Anggrek Bulan (Phalaeonopsis sumatrana) lima jenis anggrek lainnya yaitu Cernu cervi, Oncidium, Bulbovilum, Bogoriensis, dan Tripspermum. Seluruh anggrek tesebut ditanam di Pulau Anggrek yang telah dirawat dan ditanami sejak tiga tahun silam.

" Kegiatan penanaman juga terus rutin dilalukan oleh Sahabat Alam Sungai Upang bersama BFS di tepian Sungai Upang melalui kegiatan 'Minggu Menanam'. Sehingga setiap satu minggu sekali akan melakukan penanaman dengan melibatkan siswa dan masyarakat yang berkunjung ke Sungai Upang," terangnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Salam Upang, Hormen mengungkapkan selain Sungai Upang dianggap masyarakat sebagai tempat rekreasi, dirinya juga berharap mampu memberikan nilai-nilai edukasi khususnya terhadap pelestarian lingkungan. Sehingga masyarakat yang berkunjung mampu menambah pengetahuan dan rasa cinta terhadap lingkungan.

" Selain mendampingi para pengunjung yang hendak berwisata, kita juga sisipkan dengan nilai edukasi tentang lingkungan kepada mereka. Kita ajak mereka untuk menanam anggrek, pohon, dan melakukan pembibitan yang lokasinya juga di Sungai Upang," tutup Hormen. (Rap)

adithan
Kenikmatan dari Sebungkus Nasi Bakar safira
Berita Bangka

Kenikmatan dari Sebungkus Nasi Bakar safira

Bangka Terkini - Nasi Bakar Safira adalah,

Adaptasi Pembelajaran Efektif 'DALAM KEBIASAAN BARU'
Berita Bangka

Adaptasi Pembelajaran Efektif 'DALAM KEBIASAAN BARU'

BANGKA TERKINI - BANGKA BELITUNG --- Awal tahun 2020,,

Serentak di 3 Titik, Kampung Dongeng Indonesia Gelar Pekan Ceria
Berita Bangka

Serentak di 3 Titik, Kampung Dongeng Indonesia Gelar Pekan Ceria

Bangka Terkini --- Kegiatan Pekan Ceria dilaksanakan di 3,

Inilah Lokasi Danau Kaolin yang ada di Kabupaten Bangka
Berita Bangka

Inilah Lokasi Danau Kaolin yang ada di Kabupaten Bangka

Bangka Terkini.com Banyak wisatawan luar maupun warga lokal yang,

Giat Cipta Kondisi Jelang Pelantikan Presiden. Tim Gabungan Amankan 2 WNA di THM
Berita Bangka

Giat Cipta Kondisi Jelang Pelantikan Presiden. Tim Gabungan Amankan 2 WNA di THM

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Guna,

Ini Kunci Sukses Dalam Dunia Advokat
Berita Bangka

Ini Kunci Sukses Dalam Dunia Advokat

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang --- Menjadi seorang advokat tidak harus menjanjikan kemenangan dalam,

Nature