Rio : Evaluasi Kembali mekanisme penyaluran Bantuan

adithan
Rio : Evaluasi Kembali mekanisme penyaluran Bantuan
Doc (Foto : DPRD Pangkalpinang saat reses pekan lalu)

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Pasca pembagian paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19, DPRD Pangkalpinang mendapat banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait pembagian yang tidak merata. Ada beberapa catatan untuk pemerintah kota dalam pembagian paket sembako ini.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Pangkalpinang, Rio Setiady kepada awak media, Minggu (26/04/2020).

Ditegaskan politisi PKS tersebut, pertama dirinya merasa tidak paham bagaimana mekanisme penentuan penerima, informasinya mereka yang sudah mendapatkan bantuan sebelumnya seperti PKH Raskin, dan bantuan lainnya tidak lagi mendapatkan bantuan tanggap Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

" Sebetulnya tidak ada masalah mereka diberikan juga karena kondisi mereka kemarin itu lebih diperparah dengan adanya Corona ini, sehingga wajar kalau mereka tetap mendapatkan paket bantuan sembako oleh pemerintah kota, Bukankah paket yang dibagikan cukup banyak sampai Rp 35.000 berbasis KK artinya kalau satu KK itu minimal 3 orang bisa mengcover hampir sepertiga masyarakat Pangkalpinang, apalagi jika paket sembako tersebut berjumlah 45.000 sebagaimana yang diberitakan," ungkapnya.

Kedua, dilanjutkan Rio Mengapa data penerima bantuan tidak ditempel di kelurahan, ini dapat menjadi referensi para Dermawan atau lembaga atau perorangan yang ingin memberikan bantuan kepada masyarakat Artinya mereka bisa mengecek langsung di Kelurahan Apakah orang yang akan mereka berikan itu sudah mendapatkan bantuan atau belum, agar tidak terjadi tumpang tindih penyaluran.

" Ini kan menjadi sulit ketika data yang dimiliki pemerintah kota tidak bisa diakses oleh public, sementara ada warga yang merasa tidak mampu namun tidak mendapatkan bantuan disinilah fungsinya pihak ketiga yaitu swasta ataupun perorangan yang ingin menyerahkan langsung bantuan kepada mereka yang membutuhkan berbasis data di Kelurahan sebagai acuan, Jika data ini dibuka tentu akan semakin mudah kita memberikan bantuan secara merata dan tidak tumpang tindih," terangnya.

" Kami semaksimal mungkin berusaha untuk meredam jangan sampai pembagian ini menjadi ricuh dan akhirnya ribut. Tapi bila mekanisme pembagian tetap seperti ini saya kira pemerintah kota Harus berpikir panjang apakah nantinya akan memunculkan blunder atau rasa ketidakpuasan di tengah masyarakat. Jangan sampai masyarakat kita menjadi ribut hanya gara-gara 5 kg beras," tegas Rio. (AsF*)

adithan
Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota Fraksi Golkar Kunker ke Belinyu
Berita Bangka

Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota Fraksi Golkar Kunker ke Belinyu

 BANGKA TERKINI - BELINYU --- Keluhan masyarakat Kecamatan Belinyu Kabupaten,

Pansus 13 DPRD Pangkalpinang, Bahas LPJ APBD Pemkot 2017
Pangkalpinang

Pansus 13 DPRD Pangkalpinang, Bahas LPJ APBD Pemkot 2017

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Panitia Khusus (Pansus) 13 Dewan,

Jorge Lorenzo Angkat Bicara Soal Rumor Ketertarikan Suzuki
Olah Raga

Jorge Lorenzo Angkat Bicara Soal Rumor Ketertarikan Suzuki

Jakarta Jorge Lorenzoakhirnya angkat bicara soal ketertarikan,

Warga Rejosari Inginkan Ibu Kite Tetap Seperti Ini !
Pangkalpinang

Warga Rejosari Inginkan Ibu Kite Tetap Seperti Ini !

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang --- Dalam kampanye blusukannya, Endang Kusumawaty kembali mendapat respon,

Herry Erfian Bersama Istri Gunakan Hak Suaranya Di TPS 003 Desa Beluluk
Bangka Tengah

Herry Erfian Bersama Istri Gunakan Hak Suaranya Di TPS 003 Desa Beluluk

BANGKA TERKINI - BANGKA TENGAH ---  Datang menggunakan kemeja,

Kepala BNPB Buka Pameran Pengurangan Risiko Bencana 2019
Berita Bangka

Kepala BNPB Buka Pameran Pengurangan Risiko Bencana 2019

Berita Bangka Belitung - Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Kepala,