Ini 6 Poin Pernyataan Sikap Mahasiswa Saat Aksi di Kantor Walikota Pangkalpinang

adithan
Ini 6 Poin Pernyataan Sikap Mahasiswa Saat Aksi di Kantor Walikota Pangkalpinang
Sejumlah Mahasiswa yang terdiri dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pangkalpinang, Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (Parindra), Masyarakat Peduli Transparasi dan Demokrasi (MPTD) Babel, Gerakan Muda Bangka Belitung (GMBB) geruduk kantor Walikota Pangkalpinang, Kamis (12/11/2020).

BANGKA TERKINI - PANGKALPINANG --- Usai gelar aksi damai dihadapan Walikota Pangkalpinang, para Mahasiswa layangkan pernyataan sikap.

Diketahui, mahasiswa yang melakukan aksi di Kantor Walikota Pangkalpinang yakni para mahasiswa yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pangkalpinang, Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (Parindra), Masyarakat Peduli Transparasi dan Demokrasi (MPTD) Babel, Gerakan Muda Bangka Belitung (GMBB).

Dalam hal tersebut, para mahasiswa mengeluarkan 6 poin pernyataan sikap diantaranya;

1. Meminta kepada Walikota Pangkalpinang untuk mempertanggungjawabkan serta menjelaskan robohnya jembatan gantung air kerabut secara jelas berdasarkan data yang lengkap dan dipublikasikan kepada masyarakat Pangkalpinang.

2. Meminta walikota untuk membentuk tim khusus yang mempunyai kompetensi untuk meguji dan mengecek bahan-bahan yang digunakan untuk membangun jembatan tersebut apakah sudah sesuai dengan spesifikasi dan RAB.

3. Meminta walikota dan DPRD Pangkalpinang mendesak pihak kejaksaan mempercepat proses investigasi dan memaparkan hasil pengembangan dari hasil investigasi dari kejaksaan untuk di publikasikan hasil pengembangan investigasinya.

4. Meminta pihak DPRD Kota Pangkalpinang untuk memanggil Walikota Pangkalpinang dan pimpinan proyek, direktur pelaksana proyek untuk mempertanggungjawabkan serta menjelaskan kasus robohnya jembatan gantung air kerabut

5. Meminta BPK RI perwakilan Babel untuk mengaudit dana pembangunan jembatan tersebut.

6. Meminta kepada para pejabat yang bertanggungjawab terhadap roboh jembatan untuk tidak menyalahkan buaya sungai, karena buaya tidak mengetahui apa-apa tentang proyek pembangunan jembatan. Tetapi marilah kita meminta pertanggungjawaban kepada BUAYA DARAT. Karena buaya darat lah yang bisa makan semen, besi dan paku. (Red)

adithan
Hut RI ke 74, Rio Sebut Warga Pangkalpinang Belum Merdeka
Pangkalpinang

Hut RI ke 74, Rio Sebut Warga Pangkalpinang Belum Merdeka

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Upacara memperingati Hari Ulang Tahun,

Wisata Pacet Yang Wajib Dikunjungi
Liputan Khusus

Wisata Pacet Yang Wajib Dikunjungi

Inilah 5 Wisata Pacet Yang Wajib Dikunjungi Di Tahun,

Kerja Sama antara Kejari Pangkalpinang dan Kelurahan Gabek Dua
Berita Bangka

Kerja Sama antara Kejari Pangkalpinang dan Kelurahan Gabek Dua

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang- Kerja sama ini, meliputi pemberian pendapat hukum dan,

Dikbud Pangkalpinang Siapkan Masa Transisi Tatap Muka SMP, Bulan September
Berita Bangka

Dikbud Pangkalpinang Siapkan Masa Transisi Tatap Muka SMP, Bulan September

BANGKA TERKINI - PANGKALPINANG --- Terkait Surat Keputusan,

BFS Gelar Semarak Kemerdekaan Bersama Sahabat Alam
Bangka

BFS Gelar Semarak Kemerdekaan Bersama Sahabat Alam

Bangka Terkini, Berita Bangka Belitung - Bangka --- Rintisan,

Resmi di Lantik, Ini 30 Anggota DPRD Pangkalpinang 2019-2024
Pangkalpinang

Resmi di Lantik, Ini 30 Anggota DPRD Pangkalpinang 2019-2024

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Resmi di lantik, sebanyak 30,

RKPD 2023 Menjadi Program Pemprov Babel
Pangkalpinang

RKPD 2023 Menjadi Program Pemprov Babel

PANGKALPINANG, bangkaterkini.com - Rencana Kerja Pemerintah Daerah,