Radmida Dawam Harap Pangkalpinang Jadi Kota Responsif Gender

adithan
Radmida Dawam Harap Pangkalpinang Jadi Kota Responsif Gender
Doc : Diskominfo Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BANGKA BELITUNG TERKINI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam menuturkan, pemerintah daerah lebih memberikan peraturan yang mengakomodir responsif gender. Sebab menurut dia, saat ini banyak kebijakan dan pembangunan daerah yang belum mengarah terhadap hal tersebut.

Dia menyebut seluruh perempuan bisa menjadi pimpinan. Meski terdapat peran ganda yang berat dilakukan dan harus didukung oleh peran laki-laki yang ingin bermitra sejajar dengan perempuan.

"Jika ingin berperan dalam peran publik dan domestik ada peran ganda yang berat dilakukan. Kuncinya adalah musyawarah karena jika di rumah tetap ada laki-laki yang jadi kepala keluarga," ujar Radmida saat menjadi narasumber sosialisasi Peraturan Daerah Pengarusutamaan Gender (Perda PUG) Nomor 9 Tahun 2020 di Ruang Rapat Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Selasa (18/01/2022).

Bahkan dia pun sangat memperjuangkan program PUG karena pemerintah kota sangat membutuhkan program yang adil bagi perempuan. Radmida berharap ke depan Pangkalpinang akan menjadi kota yang responsif gender.

"Saat ini kita belum memiliki ruangan khusus untuk ibu menyusui di setiap perkantoran, peralatan tani yang yang berdaya getar tenggi yang tidak bisa digunakan perempuan karena dapat mengganggu sistem reproduksi perempuan dan masih banyak lagi yang belum responsif gender," sebutnya.

Radmida menjelaskan kesetaraan gender merupakan perbedaan peran fungsi yang lahir karena konstruksi sosial.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB), Eti Fahriaty menyebut Perda PUG yang terdiri dari 11 bab dan 25 pasal ini merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencananaan penyusunan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kebijakan program dan pembangunan di daerah.

"PUG ini menjadi tolak ukur. Saat ini indeks pemberdayaan gender (IDG) pangkalpinang sebesar 61,84 persen. Ini termasuk kategori sangat rendah keterlibatan gender di parlemen. Sedangkan indeks pembangunan gender (IPG) kita tinggi diatas rata-rata nasional yaitu sebesar 93.16 persen," jelasnya.

Dia menyebut dalam penyusunan perda PUG ini tentunya tetap memperhatikan azas penghormatan terhadap HAM, azas keadilan, partisipatif, kesetaraan dan non diskriminatif yang tidak boleh diabaikan. (*)

adithan
Belitung Tour - Ikut Open Trip Wisata Belitung Yuk !
Gaya Hidup

Belitung Tour - Ikut Open Trip Wisata Belitung Yuk !

Visit Beelitung Tour -- Bangkaterkini.id -- Bagi anda yang bosan,

Lindungi Insan Pers, HPI Akan Rekrut 1000 Pengacara
Berita Bangka

Lindungi Insan Pers, HPI Akan Rekrut 1000 Pengacara

Bangka Terkini, Jakarta --- Sebanyak kurang lebih Seribu pengacara,,

Villa Batu 2 kamar tidur dekat wisata
Gaya Hidup

Villa Batu 2 kamar tidur dekat wisata

Villa Batu 2 kamar tidur dekat wisata promo terbaru 2021,

Yendri : Bisnis Kuliner Menjadi Pilihannya Untuk Mengembangkan Niatnya Menjadi Pengusaha
Berita Bangka

Yendri : Bisnis Kuliner Menjadi Pilihannya Untuk Mengembangkan Niatnya Menjadi Pengusaha

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang - Usaha Kuliner menjadi pilihan Yendri Gemilang untuk,

Sekda Pangkalpinang, Radmida Dawam Ingatkan Pentingnya Pemenuhan Hak Anak
Pangkalpinang

Sekda Pangkalpinang, Radmida Dawam Ingatkan Pentingnya Pemenuhan Hak Anak

PANGKALPINANG, BANGKA TERKINI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang,,

Semangat Warga Untuk Eksis
Pangkalpinang

Semangat Warga Untuk Eksis " Buktikan Kalau Perempuan Bisa Jadi Walikota "

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang --- Warga Pintu Air menyambut dengan pelukan, kedatangan dari,

Perpisahan Dengan Masyarakat, Mahasiswa KKN STKIP Gelar Jalan Sehat
Pangkalpinang

Perpisahan Dengan Masyarakat, Mahasiswa KKN STKIP Gelar Jalan Sehat

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang --- Setelah mengabdikan diri ke masyarakat kelurahan keramat selama,