Gunungan Sampah Ini Resahkan Warga

adithan
Gunungan Sampah Ini Resahkan Warga
Gunungan sampah di Jalan Bukit Abadi Kelurahan Semabung Lama Kota Pangkalpinang yang resahkan warga.

Bangka Terkini, Pangkalpinang --- Keberadaan gunung sampah di Jalan Bukit Abadi Kelurahan Semabung Lama Kota Pangkalpinang resahkan warga.

Padahal pemerintah sudah menghimbau sampai dengan mendirikan plang-plang larangan tersebut pada tempat pembuangan sampah itu. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2013, tentang pengolahan sampah, yang menyatakan bagi masyarakat Pangkalpinang yang kedapatan membuang sampah sembarangan dapat dikenakan denda Rp50 juta, atau pidana kurungan selama 6 bulan.

Diketahui, kebiasaan membuang sampah di sepanjang jalan Bukit Abadi Kelurahan Semabung Lama itu memang sudah lama, dan bisa dikatakan sudah menjadi budaya. Bagaimana tidak? beberapa plang-plang peraturan dilarang membuang sampah yang dipasang oleh pemerintah daerah acapkali tidak digubris olah masyarakat.

Melihat hal itu, masyarakat Pangkalpinang tidak mengindahkan Perda yang telah dibuat oleh Pemkot Pangkalpinang telebih tidak peduli terhadap lingkungan. Padahal diketahui efek yang di timbulkan dari membuang sampah sembarangan itu dapat menimbulkan dampak merugikan yang sangat besar di kemudian hari.

Parahnya/mirisnya lokasi pembuangan sampah tersebut hanya berjarak sekitar 200 meter dari tempat tinggal warga, sehingga aroma yang ditimbulkan dari gunungan sampah-sampah itu sangat meresahkan warga setempat, bukan hanya warga setempat para penggunan jalan yang kerap melintas dijalan tersebut pun harus menutup hidung karna tak tahan akan bau nya.

" Yang buang sampah disini bukan orang sini, tapi kebanyakan orang dari luar daerah Semabung, karna kerap kali sampah yang dibuang di pinggiran jalan dibawa menggunakan mobil pick up dan dapat dilihat sampah yang dibuang beraneka ragam bukan saja berasal dari sampah rumah tangga namun puing-puing bangunan serta limbah lainnya," ungkap Siti salah satu warga, yang juga merupakan mahasiswi di salah satu Universitas Bangka Belitung kepada Bangka Terkini, Kamis (04/07/2018).

Dirinya juga berharap agar pemerintah setempat memberikan tindakan tegas kepada pelaku yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Terlebih masyarakat setempat dapat terhindar dari wabah penyakit yang ditimbulkan oleh macam-macam jenis sampah yang setiap harinya membeludak tak henti-hentinya itu. (BT2)

adithan
Danau Kaolin Bangka Tengah Raih Penghargaan Wisata Unik Terpopuler
Berita Bangka

Danau Kaolin Bangka Tengah Raih Penghargaan Wisata Unik Terpopuler

Bangka Belitung - Bangka Terkini, Bangka Tengah --- Bupati,

Sudah 4 Hari Dilaporkan, Aching Aktor Penganiayaan Juri Lomba Burung Sufrendi Masih Melenggang
Pangkalpinang

Sudah 4 Hari Dilaporkan, Aching Aktor Penganiayaan Juri Lomba Burung Sufrendi Masih Melenggang

PANGKALPINANG, bangkaterkini.com - Sudah empat hari sejak dilapornya Wandi alias,

Heryawandi : Perda Ini Dibuat Untuk Kehidupan Masyarakat Yang Lebih Sejahtera
Berita Bangka

Heryawandi : Perda Ini Dibuat Untuk Kehidupan Masyarakat Yang Lebih Sejahtera

BANGKA BELITUNG TERKINI - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara,

Kelurahan Padang Mulya Bangka Tengah kini Ada Lorong Hijau
Bangka Tengah

Kelurahan Padang Mulya Bangka Tengah kini Ada Lorong Hijau

BANGKA TENGAH, BANGKA TERKINI - Kepala Dinas Lingkungan Hidup,

Sempatkan Hadir Kejurnas Grass Track 2018, Erzaldi Berikan Tanggapan Positif
Berita Bangka

Sempatkan Hadir Kejurnas Grass Track 2018, Erzaldi Berikan Tanggapan Positif

Bangka Terkini, Air Bara --- Erzaldi Rosman Gubernur Provinsi,

Walikota Pangkalpinang Hadiri Acara Revisi UU Pemilu Pilkada
Pangkalpinang

Walikota Pangkalpinang Hadiri Acara Revisi UU Pemilu Pilkada

BANGKA TERKINI - PANGKALPINANG - Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil,